Senin, 14 Agustus 2017

SMI SRINTIL

Copas:

*Idiologi, Kinerja dan Integritas SMI*

Wariskan Banyak Masalah Sejak Era SBY

Senin , 14 Agustus 2017 - 12:31 WIB
 
Oleh: M. Khabib, Analis Ekonomi Politik

Sri Mulyani Indarwati alias Ani Alias SMI, wanita kelahiran Tanjung Karang, 26 Agustus 1962 ini memang terbilang sosok yang "Narsistik".

Bagaimana tidak, jabatan menteri di sandangnya sejak era SBY dan era Jokowi walau tanpa prestasi gemilang, SMI hanya pandai berbicara, berpidato, menulis, ngeles, dsb. Namun defisit prestasi kinerja untuk bangsanya.

Sebelumnya ia menjabat Konsultan USAID dan executif Direktur IMF dan kemudian kabur dari Indonesia dan menjabat direktur pelaksana Bank Dunia (2010-2016) di Amerika Serikat, setelah ramai-ramai kasus skandal Century mencuat.  Bahkan menurut Kwik Kian Gie, sejak sebelum masuk dikabinet SBY, SMI kerap membocorkan hasil rapat tim ekonomi ke IMF, World Bank dan Kedutaan AS. Jadi prestasi SMI tak lebih hanya untuk IMF - World Bank.

Bagi orang-orang yang berfikir linier, bermental inlander, sok gaul, urakan, mengingkari sejarah, tahap demi tahap jejak karier SMI yang selalu duduk dijabatan bergengsi dan strategis itu tentu dianggap sosok hebat dan pahlawan, apalagi dipoles citra Internasional yang bombastis dan lebay semakin membuat gaya narsistic SMI naik berkali-kali lipat. Pendukungnyapun memuji-mujinya bak dewa dadakan.

Wanita hebat yang konon mampu kalahkan Menkeu China, Jepang, Malaysia, dsb tersebut, ternyata didalam negerinya sendiri ekonomi carut marut dan menanam banyak masalah. Apalagi di bumbu-bumbui isu gender dan menimpalkan seluruh kegagalan ekonomi pada presiden Jokowi, wow. Nama SMI kian tak terbendung dan target nyalip popularitas Presiden Joko Widodo pada 2019 mendatang di skenariokan mulus bin lancar.

Namun pencitraan sosok SMI tersebut akan mengalami banyak kendala dan tak akan mulus begitu saja sebagaimana yang diskenariokan, pasti akan banyak tokoh-tokoh yang masih waras di Republik ini yang akan menyadarkan dan membuka mata semuanya, bahwa sosok SMI adalah sosok yang layak ditolak bersama-bersama, bahkan dibuang jauh-jauh bagi mereka yang betul-betul Nasionalis, Pancasilais, bercita-cita Tri Sakti, Bekerja dengan agenda Nawacita, sangat mencintai negaranya, berpihak pada rakyatnya, mendambakan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi dan berjuang menegakkan konstitusinya, pasti menilai SMI tak lebih hanya bagian dari kepanjangan tangan paham Neoliberalisme yang dipelopori IMF dan World Bank.

Layak Dilawan:
SMI tak lebih hanyalah sosok yang layak dilawan oleh perjuangan rakyat semesta karena telah menempatkan negara dan bangsanya dibawah ketiak agenda IMF dan World Bank, kehebatan SMI duduk di pos pos penting jabatan kenegaraan dan lembaga keuangan tidak terlepas dari skenario para pelaku pasar internasional varian IMF dan World Bank dengan perangkap jebakan hutang (debt trap), pernyataan yang patut direnungkan oleh SMI kalau sekedar ngutang, potong anggaran, uber pajak kelas menengah kebawah, dan cabut subsidi, (SMI) tak perlu sekolah tinggi-tinggi untuk jadi menteri, bahkan tak perlu ada menteri kalau sekedar ngutang".

Coba lihat dan review kembali, fakta menunjukkan ternyata Kinerja SMI dari periode ke periode memang tercatat memilukan, bahkan sejak era pemerintahan SBY (2004) kinerja SMI justru mewariskan berbagai kegagalan-kegagalan kinerjanya. Salah satu contohnya adalah membuat utang dengan bunga (yield) obligasi yang tinggi dan termahal, tahun 2008 misalnya, pemerintahan Indonesia dibawah kendali tim ekonomi SMI menerbitkan global bond di New York (AS)  sebesar US$2M dengan tenor 10 tahun, bunganya (yield) sebesar 6,95% dan tertinggi se Asean.

Dan pada tahun 2009 SMI kembali menerbitkan global bond sebesar US$3M, terbagi dalam dua skema, yakni US$2M berjangka 10 tahun dengan bunga 11,75%, dan US$1M berjangka 5 tahun dengan bunga 10,5%. Padahal sebelumnya masih ada beban hutang BLBI yang bunganya saja Rp. 60T per tahun hingga masih harus dibayar puluhan tahun kedepan yang nota bene skandal BLBI tersebut adalah resep IMF ketika terjadi krisis ekonomi 1997-1998. Inilah salah satu dosa besar sejarah SMI dengan menjebak bangsanya sendiri dengan hutang.

Pemerintahan Jokowi:
Terseok-seoknya pemerintahan Jokowi saat ini hingga terlihat tak berkutik dalam menghadapi gejolak ekonomi dan hutang yang begitu tinggi tak terlepas dari warisan tim ekonomi era SBY yang waktu itu dibawah kendali SMI. Bahkan dalam APBN 2017 ini saja porsi belanja negara dalam urutan pertama dialokasikan untuk bayar utang pokok plus bunganya sebesar  Rp 486T. Sebuah kebiasaan SMI sejak era SBY. Tragis ketika jejak SMI meninggalkan banyak catatan kegagalan justru dipakai lagi untuk menyelesaikan problem-problem perekonomian, bukankah itu cara mengatasi masalah dengan orang yang bermasalah??.

Jika dibandingkan dengan era pemerintahan Gus Dur (1999-2001), era pemerintahan SBY (2004-2014) dan Jokowi (2014-2019) jelas terlihat sangat timpang prestasi pengelolaan ekonominya. di era Gus Dur, pemerintahan waktu itu yang masih dalam kondisi krisis justru mampu mengurangi utang hingga US$4.15M dan di satu sisi pertumbuhan ekonomi juga naik dari minus 4,5% ke positif 4% dengan diantaranya menjalankan kebijakan Revaluasi Asset, sekuritisasi aset untuk menumbuhkan ekonomi, dan Debt Swapt, Restrukturisasi Utang untuk mengurangi utang.

Sementara di era SBY, selama SMI pegang kendali atas tim ekonomi, utang pemerintah justru naik US$ 158,8 M, sementara pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 4%-6%, itupun karena diuntungkan dengan  booming harga-harga komoditi  (perkebunan dan pertambangan) dipasaran internasional, jadi bukan karena prestasi tim ekonomi SMI waktu itu. Faktanya ketika era booming harga-harga komoditi mulai menyusut sejak 2010, ekonomi RI goncang tak karuan, tumpukan warisan masalah kian mengkhawatirkan.

Di Era SBY mewariskan banyak permasalahan ekonomi yang pernah dibongkar begawan ekonomi Dr. Rizal Ramli, diantaranya mewariskan empat defisit (quarto deficit): (trade, BOP, CA, Budget). Defisit neraca perdagangan (balance of trade) atau defisit neraca ekspor-impor sebesar US$6M pada 2013 (impor lebih besar dari ekspor), padahal di awal Era SBY pada 2004 neraca perdagangan masih US$ 32M.

Selain itu juga defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit) US$6,6M yang disebabkan nilai ekspor lebih rendah dari impor sehingga menekan kurs nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Kemudian defisit neraca pembayaran US$9,8M dan defisit APBN. Tragisnya lagi di era SBY melalui SMI yang menumpuk banyak hutang tersebut ternyata minim pembangunan infrastruktur, birokrasipun lamban dan banyak kasus-kasus korupsi besar. Indeks ketimpangan di era SBY pun cukup tinggi yakni yang awalnya 9,33 ditahun 2004 naik menjadi 0,43 ditahun 2014.

Diakui atau tidak, pemerintahan SBY dibawah kendali tim ekonomi SMI yang mengelola ekonomi ala Bank Dunia dan IMF telah mewariskan kesulitan-kesulitan kondisi perekonomian yang cukup besar dan serius bagi pemerintahan Jokowi saat ini. Apalagi reformasi birokrasi yang dijalankan SMI waktu itu juga gagal, padahal kebijakan tersebut menggunakan dana utang.

Berbagai kegagalan-kegagalan kinerja SMI waktu era SBY dan berdampak sampai saat ini,  memang sering disangkal para pemujanya. Mereka beralasan ekspektasi dan kepercayaan pasar internasional sangat baik waktu itu, padahal justru itu pujian-pujian pasar internasional sangat tendensius karena memang kebijakan SMI waktu itu sangat menyenangkan funds managers asing, IMF, World Bank, ADB, dsb, sementara rakyat dan negaranya terus sengsara tergopoh-gopoh mengatasi gejolak ekonomi yang terjadi, seperti menurunnya daya beli, ketimpangan, defisit neraca perdagangan, dsb. Lalu dimana hebatnya SMI??

Kenapa di pakai terus?? Rakyat pasti bingung bin bengong !!...Presiden Jokowi back to nawa cita; Get out SMI....

Sabtu, 12 Agustus 2017

ONLINE (4) DZIKIR QOLBU

ONLINE (4) DZIKIR QOLBU

Bisikan jahat yg stiap saat mg gempur tanpa terbendung dr dlm hati mnsia yg mg ajak mlawan Allah swt , hrs dilawan dan dibentengi dg dzikir qolbu ( bkn dzikir lidah) mg ingat Allah stiap saat

Agar Dzikir Qolbu berenergi dahsyat, bagus di backup dg puasa yg lama... ( puasa Daud) hingga akhir hayat, dan saat tahajud  laksanakan sholat sunnah yg berdurasi lama agar lbh nikmat berkomunikasi dg Allah swt ( sholat tasbih ) ... Mengaji dan pastiny beramal, sedekah . Jika sdh wajib zakat dan haji, segra laksanakn, krn akan mnjadi penghambat / virus  online dg Allah swt,
Itu upaya Mgharap qt dipundut saat berpuasa ( kemungkinan 50% bila puasa DAUD )... Juga berharap dipundut saat qolbu berdzikir , apalagi yg diharapkan bila dipundut pas sholat ...🙏🙏 inshaAllah .

Kamis, 10 Agustus 2017

Islam bukan teror

ISLAM BUKAN TEROR
by Zeng Wei Jian

Ada yang keliru dalam projeksi menumpas terorisme. Sekarang, Anti Terorisme terasa identik dengan Anti Islam. Dulu, Pa Harto menekuk teroris. Tapi, ngga kerasa ada spirit Anti Islam.

Mestinya, muslim dirangkul. Diajak berpartisipasi dalam "war on terror". Karena, terorisme itu bukan Islam.

Laporan FBI menyatakan 94% terrorist attacks di Amerika, antara tahun 1980-2005, dilakukan non-muslim. Di Eropa, lima tahun belakangan, ada sekitar 1000 serangan teror. Kurang dari dua persennya dilakukan muslim. Sejak tahun 1970, terjadi 140.000 serangan teroris world-wide. Seandainya, semua terrorist attacks itu dilakukan muslim, maka itu pun hanya 0.00009 percent of all Muslims.

Syahdan ada stigmatisasi masif dan keji terhadap muslim dan Islam. Bom panci, ricecooker dan bom-bom aneh lain dipaksakan menjadi Teror Islamic. "Blame Islam Crowd" (gerombolan Anti Islam) marak di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia.

Salah satu 'Blame Islam' crowd tersohor adalah Steve Emerson. Dia mengklaim diri (self-described) sebagai “expert on terrorism”. Dia bilang, 480 juta dari 640 juta muslim "support the notion that it’s okay to bomb the World Trade Center."

British Prime Minister David Cameron memaki Emerson sebagai “clearly a complete idiot". Pasalnya, Steve Emerson langsung ngetop setelah menyatakan Birmingham sebagai "no-go zone" bagi non muslim. Selain itu, dia sebar hoax yang bilang Polisi Syariah London memukuli siapa saja yang tidak memakai pakaian muslim.

Umumnya, para propagandis Anti Islam ini adalah aktifis NGO. Selain Anti Islam, mereka juga rasis. Misalnya Ann Corcoran, pendiri Refugee Resettlement Watch+ (RRW).

Corcoran punya link dengan "white nasionalist" macam Jared Tylor (editor American Renaissance). Bagi kedua aktifis NGO ini, black people adalah “retrograde species of humanity". Keduanya adalah strong supporter anti-Muslim ekstrimis seperti Marine Le Pen dan Geert Wilders.

Faktanya, terutama di Indonesia, muslim dan Islam bukan komunitas violence. Tapi tetap saja, para Islamophobic ini tidak mau terima. Suatu kali, Albert Einstein bercanda dengan mengatakan, “If the facts don’t fit the theory, change the facts.”

Faktanya, di Amerika, kelompok teroris lokal adalah non-muslim. Alpha 66 and Omega 7 adalah organisasi exile Cuba anti Castro. The Army of God (AOG) adalah kelompok ekstrimis Kristen yang menyerang klinik aborsi dan LGBT. The Phineas Priesthood (Phineas Priests) punya perjuangan mengembalikan identitas Kristen. Mereka menentang interracial sex, the mixing of races, homosexuality, aborsi dan menolak bayar pajak.

Aryan Nations (AN) is a white nationalist neo-Nazi organization founded in the 1970s by Richard Girnt Butler as an arm of the Christian Identity group. Di spektrum Marxist, ada Black Liberation Army, May 19th Communist Organization dll. Yahudi punya banyak kelompok teror. Salah satunya Jewish Defense League.

Gerakan mereka ganas, brutal dan deadly. Utah Territorial Militia, mormon, Paiute Native Americans melancarkan aksi yang dikenal sebagai The Mountain Meadows Massacre. Aksi ini menewaskan 120 orang.

Aksi-aksi seperti Los Angeles Times Bombing, Wall Street Bombing, Burning of Black Wall Street, Oklahoma City Bombing, Wisconsin Sikh Temple Shooting dan lain sebagainya merupakan contoh agresi kelompok teror lokal yang marak di Amerika. And they are not moslems.

THE END

Rabu, 09 Agustus 2017

DEWA PERANG CINA DI TUBAN

*DEWA PERANG CINA DI TUBAN*
_Oleh: Radhar Tribaskoro_

*_KENAPA TUBAN?_* Kenapa patung Kwan Kong 30 meter ditaruh di Tuban?

Pada bulan Maret 1293 balatentara Cina di bawah dinasti Yuan mendarat di Tuban untuk memulai misi penaklukan Nusantara. Dengan kekuatan 20.000 tentara bersenjata meriam yang termasuk teknologi militer tercanggih waktu itu Kaisar Cina, Kubilai Khan yakin akan mampu mengalahkan Singasari yang berkuasa di sana.

Kaisar Cina harus menggigit lidahnya sendiri. Tentaranya dipukul mundur dan harus kabur secara memalukan, gagal mencapai misinya.

Salah seorang yang menghancurkan impian Kaisar Cina itu adalah Ranggalawe. Dialah panglima perang Majapahit, orang kepercayaan Raden Wijaya yang siasat dan keberaniannya berhasil membikin tentara Cina lari tunggang-langgang. Atas jasanya itu, Ranggalawe kemudian diangkat sebagai Bupati Tuban yang pertama.

Ranggalawe karena itu menjadi tokoh militer legendaris. Dia dikenal sebagai pribadi yang keras, berani, namun sangat jujur dan sangat setia. Belakangan Ranggalawe mati akibat intrik dari dalam istana.

Kepribadian Ranggalawe sesungguhnya sangat mirip dengan Kwan Kong. Maka saya menjadi heran. Apakah rakyat Tuban telah melupakan Ranggalawe, bupati Tuban pertama? Kenapa untuk melukiskan kepribadian tokoh militer yang hebat, keras, berani, jujur dan setia, harus mengambil tokoh dari Cina?

Jangan salah, saya menyukai Kwan Kong sebagai tokoh sejarah yang sudah saya baca sejak saya kecil. Tetapi saya benci patung itu. Patung itu seperti melambangkan penaklukan. Patung itu seperti berkata, *"Hei Ranggalawe lihatlah, akhirnya kutaklukan juga tanahmu ini !!!"*

Selasa, 08 Agustus 2017

JENDERAL NAGA BONAR VS MEIKARTA

*Adu Kuat*
*Jenderal Naga Bonar*
*Vs Taipan Meikarta*

Oleh : Hersubeno Arief

Perseteruan Pemprov Jawa Barat (Jabar) dengan pengembang kota Meikarta, kian sengit. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) secara tegas meminta agar pembangunan dan penjualan  kota di kawasan Cikarang, Bekasi itu dihentikan.

Demiz menilai penjualan besar-besaran apartemen oleh Meikarta, sebagai tindak kriminal, menjual barang ilegal. Barang belum berizin kok sudah dipasarkan?

Ini bukan peringatan pertama dari Demiz kepada Lippo Group pengembang Kota Meikarta. Akhir Mei lalu pemeran Jenderal Naga Bonar itu bersuara sangat keras dan menuding Lippo ingin membangun negara dalam negara.

Sebagai penguasa daerah, Pemprov Jabar sangat kaget ketika mendapati pengembang Lippo mengumumkan  membangun sebuah kota baru, padahal Pemprov belum pernah memberikan izin. Demiz menjadi lebih terkejut lagi ketika mendapati Lippo telah melakukan promosi dan penjualan besar-besaran.

Tak lama setelah peringatan keras tersebut, Presiden Komisaris Lippo Theo Sambuaga dan Presiden Direktur Meikarta I Ktut Budi Wijaya menemui Demiz di kantornya,  Gedung Sate, Bandung. Seusai pertemuan, dengan mengutip Theo,  media ramai-ramai memberitakan bahwa Demiz mendukung pembangunan Kota Meikarta. Jadi pembangunan terus berlanjut.

*Berita tersebut agak janggal. Media tidak ada yang mengutip pernyataan Demiz. Kejanggalan berikutnya bagaimana mungkin sikap Demiz cepat berubah? Dari menentang keras, menjadi mendukung?*

Kendati senang bercanda, atau kata orang sunda _ngabodor,_ Demiz dikenal sebagai pribadi yang teguh dan tegas ketika berurusan dengan masalah-masalah prinsip.

Dengan munculnya peringatan keras agar Lippo segera menghentikan sementara pembangunan Meikarta, duduk persoalannya menjadi terang benderang. Berita hasil pertemuan Lippo dengan Demiz sengaja diplintir media.

Tak ada dukungan dari Pemprov Jabar. Yang ada Lippo malah diminta mentaati aturan. Mengurus perizinan terlebih dahulu, apakah sudah sesuai dengan Rancangan Umum Tata Ruang (RUTR) yang _master plan_-nya telah dibuat oleh Pemprov Jabar,  baru boleh membangun.

*Dapat dibayangkan jika semua pengembang besar bisa seenaknya membangun kota tanpa mengindahkan RUTR.  Meminjam kata yang sering diucapkan Naga Bonar “Apa kata dunia?”*

*Penjualan Jalan terus*

Seperti bunyi pepatah “Anjing menggonggong, kafilah berlalu,” penjualan kota  yang diklaim akan memiliki infrastruktur terlengkap di Asia Tenggara itu terus berjalan, bahkan sangat massif. Iklan media cetak, online, radio,  televisi Meikarta bertebaran hampir di semua media.

 Kemanapun kita pergi seolah sudah di kepung oleh promosi proyek terbesar sepanjang sejarah Lippo berdiri itu. Mereka tak membiarkan sedikitpun celah maupun ruang yang kosong.

Di berbagai media cetak nasional iklannya tidak tanggung-tanggung, sampai lima halaman berwarna, dalam beberapa kali penerbitan. Di media online mereka memasang iklan banner dalam ukuran besar yang langsung muncul ketika kita membuka situsnya.

Di televisi,  iklan Meikarta menggambarkan sebuah kontras antara kota lama (Jakarta) yang macet, penuh aksi kejahatan, dengan sebuah kota baru yang modern, nyaman dan warganya sangat bahagia. Iklan tersebut diberi judul “Aku akan pindah ke Meikarta.” Sungguh menggoda.

*Hampir semua media _mainstream_ kecipratan,  atau bahkan basah kuyup diguyur oleh iklan kota Meikarta.*

Pemasaran Meikarta juga sangat-sangat agresif. Mereka membuka _booth/stand_ pemasaran di berbagai titik yang sangat strategis. Di Jakarta malah terdapat stand pemasaran mereka di halaman masjid.

Mereka juga mempunyai data nomor telfon pelanggan beberapa operator seluler dan secara gencar mereka tawari apartemen di Meikarta. Anda mungkin salah satu diantaranya yang pernah atau beberapa kali menerima SMS atau brosur dalam bentuk Pdf dari  tenaga pemasarnya. Tidak perlu kaget, tapi  sebel sih boleh. Data pelanggan operator memang banyak diperjualbelikan secara tidak bertanggung jawab.

Pada penjualan perdana 13 Mei lalu Meikarta mengklaim berhasil menjual 16.800 unit. Penjualan perdana tersebut,  katanya memecahkan rekor, sehingga mendapat penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI).

Bagi Anda yang aktif bergerak di properti, strategi penjualan semacam ini tidak terlalu mengagetkan, apalagi kagum. Sudah biasa penjual properti memasang tanda _“sold out”_ pada produknya, walaupun sebenarnya belum ada yang membeli. Targetnya mempengaruhi psikologi peminat, agar cepat membeli karena takut tidak  kebagian.

Anda pasti belum lupa strategi pemasaran yang dilakukan oleh produsen donut beberapa tahun lalu.  Ketika mereka membuka gerainya di beberapa mall di Jakarta, langsung diserbu antrian panjang. Menariknya yang mengantri kebanyakan wanita cantik berpenampilan seperti model. Siapa yang tidak tergoda untuk ikut antri membeli?

Itu adalah salah satu bentuk strategi _word of mouth._ Pemasaran dari mulut ke mulut yang dalam era sosial media efeknya menjadi berganda. Bentuknya berubah menjadi WA to WA, Line to Line, atau apapun nama platform sosmednya.

Masalahnya seperti kata Demiz, penjualan Meikarta illegal, karena belum ada izinnya.  Bisa dibayangkan bagaimana nasib ribuan pembeli, bila sampai pembangunannya batal.

Soal lain yang harus diwaspadai oleh para pembeli, kalau toh pembangunan berlanjut,  adalah akses ke kota tersebut.

Meikarta mengklaim akan terhubung dengan berbagai moda transportasi modern yang kini tengah dibangun pemerintah,  seperti pelabuhan laut dalam Patimban, Bandara internasional Kertajati, Kereta api cepat Jakarta-Bandung dan Jakarta-Cikampek Elevated Highway.

Dari keempat moda transportasi tersebut hanya  kereta api cepat Jakarta-Bandung yang benar-benar langsung terkoneksi dengan  Meikarta.  Salah satu _transit oriented development_ (TOD) --semacam stasiun/terminal terpadu-- kereta api cepat menempel langsung dengan proyek Meikarta. Moda transportasi ini menjadi andalan dan jualan utama kota baru milik taipan James Riady itu.

*Presiden Jokowi  meresmikan proyek kereta api cepat yang akan dibangun konsorsium Cina dan BUMN pada Januari 2016. Hampir dua tahun berjalan, tak ada kegiatan signifikan yang menunjukkan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai yang direncanakan.*

Tanda-tanda proyek senilai Rp 70 triliun akan batal kian menguat, ketika Jokowi minta agar porsi saham BUMN dikurangi secara drastis.   Semula pembagian porsinya 60% untuk BUMN dan Cina  40%. Namun kini Jokowi minta porsi BUMN diperkecil hingga tinggal 10%.

*Jika proyek kereta api cepat batal, maka moda transportasi yang diandalkan Meikarta tinggal jalan tol Jakarta-Cikampek. Bisa dibayangkan seperti apa beratnya beban tranportasi di ruas itu, bila ditambah dengan hadirnya kota baru yang rencananya bisa menampung 2 juta penduduk. Mimpi indah pembeli, bisa berubah menjadi mimpi buruk. Soal ini harus benar-benar dipertimbangkan.*

Data dari Jasa Marga menunjukkan, lalu lintas harian jalan tol Jakarta-Cikampek mencapai 590 ribu kendaraan. Rasio kendaraan dan kapasitas jalan sudah mencapai 1.3 atau jauh di atas posisi ideal 0.75. Jumlah tersebut akan meningkat drastis pada hari-hari libur atau akhir pekan.

*Mengulang kasus reklamasi*

Pola pembangunan Meikarta ini mengingatkan kita kepada  reklamasi Pantai Utara Jakarta. Izin belum keluar, pengembang sudah membangun dan bahkan memasarkan unit apartemennya di luar negeri, terutama Cina. Prinsipnya “bangun dan jual dulu,” soal izin menyusul kemudian.

Penyelesaiannya bisa dipastikan akan melibatkan tarik menarik kepentingan, adu kuat pengaruh, tekanan dari LSM,  lobi-lobi politik dan pembentukan opini publik melalui media.

Tak lama berselang setelah pernyataan keras Demiz, DPRD Jabar melakukan sidak ke proyek Meikarta. Hasilnya Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyatakan tidak ada kejanggalan. Menurut wakil rakyat dari PDIP pembangunan Meikarta sudah sesuai aturan.

Anehnya beberapa anggota Komisi IV yang menyertai Ineu dengan tegas menyatakan Lippo melanggar aturan. Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady (Gerindra) meminta agar pembangunan dihentikan terlebih dahulu, sampai seluruh perizinan dikantongi.

Dua hari kemudian Ineu menegaskan DPRD meminta agar pembangunan kota Meikarta dihentikan. "Sampai mereka selesai membereskan perizinan mulai dari izin mendirikan bangunan (IMB), izin amdal, izin pemanfaatan lahan dan lain-lain,” tegas Ineu.  Apakah Ineu yang mengubah pernyataannya, atau lagi-lagi media memlintir pernyataan Ineu? Ada yang coba bermain.

Pembangunan sebuah kota memang harus mempertimbangkan banyak aspek. Bukan asal sekedar punya duit besar,  bisa membangun. Pertimbangannya meliputi aspek sosial, budaya, lingkungan, ekonomi, kependudukan, kesehatan, keamanan dan berbagai aspek lainnya.

Belajar dari kasus reklamasi Pantai Utara Jakarta faktor politik juga sangat berpengaruh pada kelanjutan sebuah proyek. Apalagi bila sejak awal proyek tersebut diwarnai kontroversi.

Proyek reklamasi yang sepenuhnya didukung oleh pemerintah pusat dan Pemprov DKI semasa Ahok menjadi gubernur, terancam batal. Gubernur terpilih Anies Baswedan yang didukung sejumlah elemen masyarakat bertekad menghentikan proyek tersebut.

*Potensi proyek  Meikarta juga akan terhenti seperti  proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta, sangat besar. Apalagi  bila Demiz terpilih kembali sebagai Gubernur Jabar pada Pilkada 2018. Demiz bisa menjadi ancaman.*

Sebagai kelompok usaha yang sangat berpengalaman dalam berbagai proses lobi-lobi politik, Lippo pasti akan dengan cermat melakukan kalkulasi baik secara politis maupun bisnis. Siapa yang akan terpilih menjadi gubernur Jabar akan sangat menentukan kelangsungan proyek senilai Rp 278 triliun itu.

Sekarang tinggal adu kuat antara Jenderal Naga Bonar melawan Meikarta. Apakah Demiz akan bertindak lebih keras  dengan melakukan penyegelan dan penghentian paksa, atau Lippo yang mengalah mengurus perizinan dan melakukan penyesuaian dengan RUTR Pemprov Jabar.

*Lippo kemungkinan besar akan menerapkan strategi _wait and see,_ sambil menunggu arah angin politik di Jabar berubah atau mereka bisa ubah, menjadi lebih bersahabat*. end
Jkt 7/8/2017

3 ton emas utk stiap jiwa NKRI

SEBARKAN........!!!

Biarkan Rakyat Indonesia Tahu & Berubah Ke Arah Lebih Baik ! Tunjukan pada Dunia & Guncangkan...! 1234

TAHUKAH ANDA JIKA EMAS DI IRIAN DIBAGI RATA RAKYAT INDONESIA ,AKAN KEBAGIAN TIGA TON SETIAP JIWA ???

Negara Terkaya di Dunia Itu Ternyata adalah Indonesia. Banyak sebenarnya yang tidak tahu di manakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur Tengah.

Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.

Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.

baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya. Seharusnya nama kota di sana itu bukan Tembagapura tapi Emaspura.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini.

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dan. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi ? Kekayaan Alam Indonesia tdk seirama dgn kehidupan Rakyatnya yang miskin,terpuruk,melarat tak berdaya...

Oleh Sebab itu, Untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Dan rasa terima kasih KAMI untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 67 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa ini..Pengorbanan kalian telah di sia-siakan oleh para Pemimpin yang hanya mementingkan keluarga,perut,& Partainya sendiri,Rakyat baru di tengok ketika PEMILU tinggal hitung Hari dengan mengharap suara & dukungan mereka...namun Ketika PEMILU usai,maka Rakyat kembali dicampakkan & kembali terjadi kesenjangan antara si kaya & si miskin,si kaya makin kaya & si miskin makin miskin...Para pejabat pemerintah makin kaya & rakyat makin miskin dibuatnya...kekayaan Alam Indonesia akhirnya kembali dinikmati oleh segelintir orang khusunya para pejabat,aparatur negara & Pihak Asing..Namun Rakyat hanya mendapatkan janji kosong berbuah dusta & kebohongan berbalut penderitaan ...

AKANKAH DISERAHKAN KEPADA PEMIMPIN DARI RAS KORUPTOR DAN PARTAI KORUPTOR ?... bisa-bisa NEGARA DAN PEMERINTAHANYA DIPRIVATISASI !!!!

NUSANTARA MILIK KITA SEMUA ! Let's Go 1234.....

Dari berbagi sumber..3

Minggu, 06 Agustus 2017

DIBALIK PATUNG DEWA PERANG CHINA.

DIBALIK PATUNG DEWA PERANG 

Ada apa dibalik dibangunnya patung Dewa Perang di Tuban ? Kenapa hrs dewa Perang ? Apakah ini sebuah pertanda bangkitnya semangat invasi tentara tiongkok dimasa lalu atau hanya sebuah patung yg tdk berarti ?

 Terlepas dari apa makna dibalik itu semua, sdh sejak awal pembuatan patung ini sdh bermasalah mulai dari belum dpt ijin dari pejabat setempat ( IMB ) ......,yg terus dipaksakan dibangun s.d diresmikannya patung oleh Ketua MPR. Hebat memang bisa datangkan seorang Ketua MPR utk resmikan sebuah patung yg tdk ada arti apapun thd Bgs Indonesia. Lalu apa kepentingannya datangkan seorang pejabat Ketua MPR ?

 Apakah hanya sekedar resmikan patung atau ada maksud lain agar pejabat di Tuban berpikir utk bongkar patung tsb ? Kalau dugaan ini benar maka secara sadar pengelola kelenteng telah memanfaatkan Ketua MPR dg gunakan pengaruh dan ketokohannya sekaligus sbg bemper agar patung tsb tdk dirobohkan krn akan berdampak politis. 

Apakah ini memang tabiat dari sdr2 saya etnis Cina spt itu yg selalu paksakan kehendak bahkan terkesan arogan bahwa semua bisa diatur dg uang ? Saya percaya bahwa sdr2 saya dari etnis Cina yg lain tdk setuju dg pendapat saya tsb. Karena masih banyak yg baik bahkan sdh sangat Indonesia dan tdk diragukan nasionalismenya. 

Seharusnya pejabat di Tuban tdk perlu ragu2 bertindak utk tegakkan hukum krn akan jadi bumerang bila tdk diambil tindakan tegas dan bisa menurunkan wibawa pejabat. Apalagi kasus patung ini sdh viral di medsos dan masyarakat seluruh Indonesia tahu. Bisa dikatakan tdk adil bila ada kasus yg lain namun tdk mendapat perlakuan yg sama yg berkaitan dg IMB.

 Selain itu apa makna lain dg dibangunnya patung tsb ? Pengelola kelenteng tidak peka dg situasi saat ini yg baru saja terjadi hiruk pikuk kasus Ahok dan semua khawatir akan berakibat pd sentimen etnis. 

Syukur semua tdk terjadi. Ini membuktikan bahwa Bgs Indonesia miliki jiwa besar dan budaya yg luhur. Semboyan Bhineka Tunggal Ika benar2 sdh mendarah daging dan toleransi antar umat tdk perlu diragukan lagi. 

Lalu kenapa justru saat ini gencar dimunculkan istilah intoleran dan kebhinekaan ? Dg adanya patung ini kita semua disadarkan bahwa dibalik dipopulerkan dua istilah tsb apakah dimaksudkan agar bgs ini menerima budaya dan etnis Cina sbg bagian dari bgs Indonesia. 

Padahal kebhinekaan disini yg dimaksudkan adalah keberagaman dari bgs Indonesia yg terdiri dari suku aseli Indonesia. Seharusnya mereka yg meleburkan diri sbg bgs Indonesia bukan sebaliknya dan tetap mempertahankan budaya leluhurnya. Terjawab sdh mengapa pendiri bgs ini munculkan pasal 6 UUD 1945 yg aseli ...dimana Presiden adalah orang Indonesia aseli. 

Sadarlah sdr2 ku dan elit politik bahwa bgs ini sdh diracuni dg istilah2 yg bisa merusak generasi ini. Istilah intoleransi sdh berhasil diartikan sbg radikalisme. Anehnya justru lebih dititik beratkan pd radikal Islam. Bahkan dilingkungan umat Islam sendiri yg populerkan istilah tsb. Bukankah radikalisme ada krn diciptakan utk sudutkan umat Islam ? Apakah radikalisme hanya ada di umat Islam saja ? 

Bagaimana dg munculnya istilah Islam Nusantara dimana Al Qur'an dilantunkan dg langgam jawa dll yg khas Indonesia Mereka katakan bahwa Al Qur'an gunakan bhs dan budaya Arab. Bukankah ini bentuk sikap intoleransi ? 

Kenapa tdk mereka ributkan bila berkaitan dg friksi yg terjadi di tubuh umat Islam ? Seperti militansi umat Islam dlm Gerakan Bela Islam baru2 ini yg berhasil jungkir balikkan semua prediksi termasuk kalahnya Ahok di Pilkada DKI. 

Sepertinya tdk selesai sampai disitu saja. Masih ada dendam politik. Ditengarai ada usaha utk pecah belah umat Islam yg miliki militansi tinggi dg lemparkan isu radikalisme. Apakah semua ini ...........bukan saja ada kaitannya dg Pilpres yg akan datang tetapi lebih dari itu yaitu dpt hambat mrk ( musuh Pancasila ) utk kuasai NKRI. Siapa dibalik ini semua ? Komunis dan liberal yg ingin kuasai Indonesia. 

Dg patung tsb membuktikan bahwa mereka tdk bisa lupakan budaya leluhur. Dari dulu & sampai saat ini himbauan assimilasi tdk terlaksana .. Tetap saja ada yg exclusive. Seharusnya bila mrk merasa sbg bagian dari bgs Indonesia harus bertekad lahir dan mati di Indonesia. ( Mbah R )